{"id":131,"date":"2025-09-13T10:20:20","date_gmt":"2025-09-13T03:20:20","guid":{"rendered":"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/?p=131"},"modified":"2025-12-04T15:30:04","modified_gmt":"2025-12-04T08:30:04","slug":"real-time-clock-ds1307-vs-ds3231","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/real-time-clock-ds1307-vs-ds3231\/","title":{"rendered":"Real-Time Clock : DS1307 vs DS3231"},"content":{"rendered":"\n<p><a href=\"https:\/\/donymahardhika.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">DONY MAHARDHIKA<\/a> <strong><em>Real-Time Clock <\/em><\/strong>atau biasanya disingkat <strong><em>RTC<\/em><\/strong>, yaitu sebuah jam elektronik yang berfungsi untuk melacak waktu (detik, menit, jam), tanggal, bulan, dan tahun, bahkan saat perangkat utama dimatikan. <em>RTC<\/em> ini berupa sirkuit terintegrasi <em>(IC)<\/em> kecil yang digunakan di hampir semua alat elektronik modern, seperti <em>personal computer<\/em>, <em>smartphone<\/em> , kamera digital, atau peralatan rumah tangga. <em>RTC<\/em> memastikan bahwa informasi waktu tetap akurat dan tidak hilang, karena ia memiliki sumber daya sendiri, biasanya berupa baterai kancing.<\/p>\n\n\n\n<p>Peran utama <em>RTC<\/em> sangat penting dalam berbagai aplikasi. Misalnya, di komputer, <em>RTC<\/em> memungkinkan sistem operasi untuk menampilkan waktu yang benar saat dinyalakan, merekam waktu pembuatan dan modifikasi file dengan akurat, serta menjadwalkan tugas-tugas sistem. Tanpa <em>RTC<\/em>, setiap kali komputer dimatikan, jam akan kembali ke waktu pabrik dan harus mengatur ulang secara manual. Dalam konteks jaringan, <em>RTC<\/em> juga penting untuk sinkronisasi waktu antar perangkat. Pada dasarnya, <em>RTC<\/em> adalah penjaga waktu yang setia dan tidak kenal lelah, memastikan bahwa setiap peristiwa elektronik dapat dicatat dan diurutkan secara kronologis dengan tepat. Ia menjadi fondasi penting bagi banyak fitur dan fungsionalitas yang kita anggap remeh setiap hari. Tanpa komponen kecil ini, banyak sistem digital akan kehilangan kemampuan untuk melacak waktu secara konsisten, yang dapat menyebabkan kekacauan dalam manajemen data, sinkronisasi, dan operasi yang memerlukan stempel waktu <em>(timestamp)<\/em> yang akurat.<\/p>\n\n\n\n<p>Bayangkan <em>RTC<\/em> seperti jam tangan digital yang sangat canggih dan tidak pernah berhenti, bahkan saat perangkat utamanya mati.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><p>\ud83d\udc77\ud83c\udffb\u200d\u2642\ufe0f<strong> Bagaimana Cara Kerja <em>RTC<\/em>?<\/strong><\/p><\/h3>\n\n\n\n<p>1. Jantungnya: Kristal Kuarsa<br>Cara kerjanya dimulai dari sebuah kristal kecil yang sangat istimewa. Kristal ini akan bergetar sangat cepat dan sangat teratur ketika dialiri listrik. Getaran ini stabil sekali sehingga bisa digunakan sebagai &#8220;detak jantung&#8221; untuk mengukur waktu. Getaran ini diibaratkan seperti detak per detik yang sangat presisi, menjadi patokan waktu yang akurat.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Otaknya: Penghitung Waktu<br>Detak dari kristal tadi kemudian dihitung oleh sebuah rangkaian elektronik. Rangkaian ini menghitung setiap &#8220;detak&#8221; dan menerjemahkannya menjadi detik, lalu menit, jam, hari, bulan, dan tahun. Jadi, jika kristal bergetar 32.768 kali, rangkaian ini tahu bahwa itu sama dengan satu detik. Semua informasi waktu ini disimpan di dalam &#8220;otak&#8221; kecil ini.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Energinya: Baterai Cadangan<br>Untuk memastikan jamnya tidak pernah berhenti, <em>RTC<\/em> punya baterai kecil sendiri, mirip baterai jam tangan. Baterai ini sangat hemat energi dan bisa bertahan bertahun-tahun. Ketika Anda mematikan laptop atau mencabut kabel listrik dari komputer, <em>RTC<\/em> akan otomatis beralih menggunakan baterai ini. Jadi, saat Anda menyalakan kembali perangkat, jamnya tetap menunjukkan waktu yang benar, tidak perlu diatur ulang. Intinya, <em>RTC<\/em> adalah jam digital yang mandiri dan akurat, selalu berdetak dan menghitung waktu berkat kristal kecilnya, dan didukung baterai cadangan agar tidak pernah mati.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><p>\u2694\ufe0f <strong>DS1307 vs DS3231<\/strong><\/p><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"590\" height=\"354\" src=\"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-132\" srcset=\"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image.png 590w, https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/image-300x180.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 590px) 100vw, 590px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar 1 : Modul <em>RTC<\/em> DS1307 dan DS3231<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p><em>RTC<\/em> ada banyak produsen, tapi yang umum di Indonesia biasanya berbasis DS1307 atau DS3231<sup data-fn=\"2eade350-246a-4cc5-ad58-d100536c2179\" class=\"fn\"><a href=\"#2eade350-246a-4cc5-ad58-d100536c2179\" id=\"2eade350-246a-4cc5-ad58-d100536c2179-link\">1<\/a><\/sup>. Keduanya adalah modul jam <em>real-time<\/em> yang populer untuk proyek Arduino<sup data-fn=\"ec430534-7dcd-483a-9522-515b0811ab57\" class=\"fn\"><a href=\"#ec430534-7dcd-483a-9522-515b0811ab57\" id=\"ec430534-7dcd-483a-9522-515b0811ab57-link\">2<\/a><\/sup> \/ ESP<sup data-fn=\"dbcb9c9f-e70f-4892-bbe0-fbb3c7e3e4f0\" class=\"fn\"><a href=\"#dbcb9c9f-e70f-4892-bbe0-fbb3c7e3e4f0\" id=\"dbcb9c9f-e70f-4892-bbe0-fbb3c7e3e4f0-link\">3<\/a><\/sup> \/ Raspberry Pi<sup data-fn=\"26180697-8287-40aa-950f-d53219f72940\" class=\"fn\"><a href=\"#26180697-8287-40aa-950f-d53219f72940\" id=\"26180697-8287-40aa-950f-d53219f72940-link\">4<\/a><\/sup>. Modul ini menyimpan waktu (jam, menit, detik, hari, tanggal, bulan, tahun). Dua <em>RTC<\/em> ini banyak digemari karena harganya murah. Berikut ini perbandingan keduanya:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. <\/strong>Harga \ud83d\udcb0<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>DS1307 di <em>marketplace<\/em> sekitar Rp10 ribuan.<\/li>\n\n\n\n<li>DS3231 lebih mahal yaitu sekitar Rp20 ribuan.<\/li>\n\n\n\n<li>\u2192 Selisihnya gorengan sama es teh lah \ud83d\ude05.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>2. Akurasi Waktu \ud83d\udd52<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>DS1307 suka meleset, bisa maju atau mundur beberapa menit per bulan.<\/li>\n\n\n\n<li>DS3231 sangat stabil sehingga hanya meleset <u>+<\/u> 1 menit per tahun.<\/li>\n\n\n\n<li>\u2192 Koq meleset? Tenang, akan dijelaskan dibawah ya \u270c\ufe0f.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>3. Pengaruh Suhu \ud83c\udf21\ufe0f<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>DS1307 dipengaruhi oleh suhu. Perubahan suhu (siang\/malam, panas\/dingin) sangat mempengaruhi akurasinya.<\/li>\n\n\n\n<li>DS3231 lebih pintar karena memiliki kompensasi suhu bawaan sehingga lebih stabil terhadap perubahan suhu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>4. Konsumsi Daya &amp; Backup Baterai \ud83d\udd0b<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Keduanya memiliki kesamaan konsumsi daya.<\/li>\n\n\n\n<li>Sama-sama menggunakan baterai kancing (biasanya CR2032).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>5. Kesesuaian Buat Pemula \ud83d\udd27<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Cara <em>coding<\/em> keduanya sama saja. Untuk <em>library<\/em> sudah sangat umum di internet baik untuk Arduino, ESP, maupun Raspberry Pi.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika sudah bisa pakai DS1307 maka akan mudah ganti ke DS3231. Begitu juga sebaliknya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>6. Kesimpulan \ud83c\udfaf<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kalau memulai proyek yang tidak butuh super akurat, misalnya jam display, <em>alarm<\/em> sederhana, logger harian maka DS1307 masih oke, namun siap untuk setel ulang sesekali.<\/li>\n\n\n\n<li>Kalau proyeknya mau \u201cpasang dan lupakan\u201d, lebih stabil, jarang repot sinkronasi ulang maka DS3231 lebih bijak.<\/li>\n\n\n\n<li>Dengan selisih harga gorengan dan es teh, biasanya kebanyakan orang pilihnya DS3231 supaya hidup lebih tenang dan <em>programmer<\/em> bisa punya banyak waktu untuk tidur \ud83d\ude02.<\/li>\n\n\n\n<li>\u2192 Jadi sekarang pertanyaannya sederhana: Apakah rela atur ulang jam tiap minggu\/bulan? Jika iya maka pakai DS1307, jika tidak mau repot ya pilih DS3231.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><p><strong>\u23f0<\/strong><strong> DS1307 meleset beberapa menit per bulan?<\/strong><\/p><\/h3>\n\n\n\n<p>Anggap saja DS1307 adalah jam dinding rumahan yang murah meriah, lama-lama jamnya akan kacau. Bisa jadi lebih cepat atau lebih lambat dibandingkan waktu standar.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Awal bulan di setel pukul 10.00 tepat<\/li>\n\n\n\n<li>Setelah sebulan dimana seharusnya waktu standarnya pukul 10.00 maka jamnya bisa saja 10:05 (lebih cepat 5 menit) atau 09:55 (lebih lambat 5 menit).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Hal inilah yang dikatakan meleset dan bahasa kerennya disebut dengan <strong><em>drift <\/em><\/strong>atau penyimpangan waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>1. Kenapa bisa meleset? \ud83d\udd27<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>DS1307 menggunakan kristal 32.768 kHz yang sama dengan jam tangan.<\/li>\n\n\n\n<li>Kerja kristal ini dipengaruhi oleh suhu, tegangan, dan kualitas kristal.<\/li>\n\n\n\n<li>Jadi wajar semakin lama semakin terasa selisihnya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>2. Seberapa parah melesetnya? \ud83d\udccf<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>DS1307 bisa <span style=\"text-decoration: underline;\">+<\/span> 2 sampai <span style=\"text-decoration: underline;\">+<\/span> 5 menit per bulan. Bisa jadi lebih parah jika kualitas modulnya rendah.<\/li>\n\n\n\n<li>DS3231 lebih modern dan jauh lebih stabil, biasanya hanya <span style=\"text-decoration: underline;\">+<\/span> 1 menit per tahun.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>3. Bagaimana cara memahami? \ud83d\udccc<\/p>\n\n\n\n<p>Bayangkan dua buah jam<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>DS1307 = jam dinding murah akan butuh disetel ulang karena sukanya maju\/mundur.<\/li>\n\n\n\n<li>DS3231 = jam digital mahal yang sangat akurat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah ilustrasi perbandingan <em>drift<\/em> waktu antara DS1307 <em>vs<\/em> DS3231 agar semakin terbayang perbedaannya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"669\" src=\"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/grafik-perbandingan-1024x669.png\" alt=\"Grafik perbandingan DS1307 vs DS3231\" class=\"wp-image-151\" srcset=\"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/grafik-perbandingan-1024x669.png 1024w, https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/grafik-perbandingan-300x196.png 300w, https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/grafik-perbandingan-768x502.png 768w, https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/grafik-perbandingan-1536x1003.png 1536w, https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/grafik-perbandingan-1568x1024.png 1568w, https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/grafik-perbandingan.png 1686w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar 2 : Grafik perbandingan drift<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Garis merah (DS1307) \u2192 makin lama makin melenceng, bisa lebih dari <strong>1 jam meleset<\/strong> setelah setahun.<\/li>\n\n\n\n<li>Garis biru (DS3231) \u2192 hampir datar, hanya sekitar <strong>1 menit meleset<\/strong> dalam setahun.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><p>\ud83d\udcd1<strong> Bisakah DS1307 digunakan walau tidak akurat?<\/strong><\/p><\/h3>\n\n\n\n<p>Jawabannya: \ud83d\udca1ya tetap bisa, namun dengan beberapa penyesuaian yang sedikit merepotkan<sup data-fn=\"f6ce3841-6431-4a21-be5c-6d477e47acc9\" class=\"fn\"><a href=\"#f6ce3841-6431-4a21-be5c-6d477e47acc9\" id=\"f6ce3841-6431-4a21-be5c-6d477e47acc9-link\">5<\/a><\/sup> agar tetap mendapatkan waktu yang sesuai standar.<\/p>\n\n\n\n<p>1. Kalibrasi manual rutin<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jika membuat alat <em>offline<\/em> (tanpa internet), bisa disetel ulang manual secara berkala misalnya 1x tiap minggu.<\/li>\n\n\n\n<li>Caranya: buat menu <em>setting<\/em> jam pada alat agar bisa koreksi <em>drift<\/em> dengan cepat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>2. Sinkronisasi dengan Waktu Internet <em>(NTP)<\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jika membuat alat <em>online<\/em> misal menggunakan ESP32\/ESP8266 maka bisa mengambil waktu dari server internet.<\/li>\n\n\n\n<li>Caranya: saat koneksi dengan WiFi terjadi, ambil waktu <em>NTP<\/em> \u2192 update DS1307. Jadi walau&nbsp; waktu meleset, akan disetel ulang otomatis. Praktis untuk alat yang sering terhubung ke WiFi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>3. Kompensasi dengan <em>software<\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Buat tren data, misalnya tiap 1 minggu ditemukan DS1307 selalu maju 30 detik.<\/li>\n\n\n\n<li>Caranya: buat program yang dapat otomatis mengkoreksi dengan mengurangi 30 detik tiap minggu. Agak ribet karena perubahan suhu tidak dapat diprediksi dengan tepat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>4. Gunakan DS1307 hanya sebagai <em>backup<\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Anggap saja DS1307 bukan sumber utama waktu, tapi hanya sebagai penyimpan waktu ketika perangkat mati.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika perangkat aktif kembali dan ada koneksi internet atau jam utama, maka langsung sinkron ulang.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><p>\ud83d\udcdd Penutup<\/p><\/h3>\n\n\n\n<p>Bagaimana, sekarang sudah ada bayangan kan bahwa peran <em>RTC<\/em> itu penting sekali untuk menjaga waktu di perangkat kita? Jadi, intinya, memilih <strong>DS1307<\/strong> atau <strong>DS3231<\/strong> itu tergantung kebutuhan proyek. Kalau hanya membuat jam <em>display<\/em> atau <em>alarm<\/em> sederhana yang tidak perlu super akurat, DS1307 sudah cukup. Tapi ya, siap-siap saja sesekali harus di-<em>setting<\/em> ulang. Nah, kalau inginnya &#8220;pasang dan lupakan,&#8221; alias tidak mau ribet dan butuh akurasi tinggi, DS3231 itu pilihan yang lebih baik. Kedua <em>RTC <\/em>ini sama-sama berfungsi sebagai penjaga waktu. Beda harganya hanya sebatas harga gorengan sama es teh \ud83e\udd23.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><p>\ud83d\udcda <strong>Daftar Pustaka<\/strong><\/p><\/h4>\n\n\n<ol class=\"wp-block-footnotes\"><li id=\"2eade350-246a-4cc5-ad58-d100536c2179\"><a href=\"https:\/\/www.analog.com\/en\/products\/DS1307.html\">DS1307<\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.analog.com\/en\/products\/DS3231.html\">DS3231<\/a> dari Analog Device (sebelumnya Maxim Integrated). <a href=\"#2eade350-246a-4cc5-ad58-d100536c2179-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 1\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"ec430534-7dcd-483a-9522-515b0811ab57\"><a href=\"https:\/\/www.arduino.cc\/en\/about\/\">Arduino<\/a> Community <a href=\"#ec430534-7dcd-483a-9522-515b0811ab57-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 2\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"dbcb9c9f-e70f-4892-bbe0-fbb3c7e3e4f0\"><a href=\"https:\/\/www.espressif.com\/en\/company\/about-espressif\">Espressif<\/a> Systems <a href=\"#dbcb9c9f-e70f-4892-bbe0-fbb3c7e3e4f0-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 3\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"26180697-8287-40aa-950f-d53219f72940\"><a href=\"https:\/\/www.raspberrypi.com\/about\/\">Raspberry Pi<\/a> Computer <a href=\"#26180697-8287-40aa-950f-d53219f72940-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 4\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><li id=\"f6ce3841-6431-4a21-be5c-6d477e47acc9\">Pengalaman pribadi dari beberapa proyek yang telah dibuat. <a href=\"#f6ce3841-6431-4a21-be5c-6d477e47acc9-link\" aria-label=\"Jump to footnote reference 5\">\u21a9\ufe0e<\/a><\/li><\/ol>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DONY MAHARDHIKA Real-Time Clock atau biasanya disingkat RTC, yaitu sebuah jam elektronik yang berfungsi untuk melacak waktu (detik, menit, jam), tanggal, bulan, dan tahun, bahkan saat perangkat utama dimatikan. RTC ini berupa sirkuit terintegrasi (IC) kecil yang digunakan di hampir semua alat elektronik modern, seperti personal computer, smartphone , kamera digital, atau peralatan rumah tangga. RTC memastikan bahwa informasi waktu tetap akurat dan tidak hilang, karena ia memiliki sumber daya sendiri, biasanya berupa baterai kancing. Peran utama RTC sangat penting dalam berbagai aplikasi. Misalnya, di komputer, RTC memungkinkan sistem operasi untuk menampilkan waktu yang benar saat dinyalakan, merekam waktu pembuatan dan modifikasi file dengan akurat, serta menjadwalkan tugas-tugas sistem. Tanpa RTC, setiap kali komputer dimatikan, jam akan kembali ke waktu pabrik dan harus mengatur ulang secara manual. Dalam konteks jaringan, RTC juga penting untuk sinkronisasi waktu antar perangkat. Pada dasarnya, RTC adalah penjaga waktu yang setia dan tidak kenal lelah, memastikan bahwa setiap peristiwa elektronik dapat dicatat dan diurutkan secara kronologis dengan tepat. Ia menjadi fondasi penting bagi banyak fitur dan fungsionalitas yang kita anggap remeh setiap hari. Tanpa komponen kecil ini, banyak sistem digital akan kehilangan kemampuan untuk melacak waktu secara konsisten, yang dapat menyebabkan kekacauan dalam manajemen data, sinkronisasi, dan operasi yang memerlukan stempel waktu (timestamp) yang akurat. Bayangkan RTC seperti jam tangan digital yang sangat canggih dan tidak pernah berhenti, bahkan saat perangkat utamanya mati. \ud83d\udc77\ud83c\udffb\u200d\u2642\ufe0f Bagaimana Cara Kerja RTC? 1. Jantungnya: Kristal KuarsaCara kerjanya dimulai dari sebuah kristal kecil yang sangat istimewa. Kristal ini akan bergetar sangat cepat dan sangat teratur ketika dialiri listrik. Getaran ini stabil sekali sehingga bisa digunakan sebagai &#8220;detak jantung&#8221; untuk mengukur waktu. Getaran ini diibaratkan seperti detak per detik yang sangat presisi, menjadi patokan waktu yang akurat. 2. Otaknya: Penghitung WaktuDetak dari kristal tadi kemudian dihitung oleh sebuah rangkaian elektronik. Rangkaian ini menghitung setiap &#8220;detak&#8221; dan menerjemahkannya menjadi detik, lalu menit, jam, hari, bulan, dan tahun. Jadi, jika kristal bergetar 32.768 kali, rangkaian ini tahu bahwa itu sama dengan satu detik. Semua informasi waktu ini disimpan di dalam &#8220;otak&#8221; kecil ini. 3. Energinya: Baterai CadanganUntuk memastikan jamnya tidak pernah berhenti, RTC punya baterai kecil sendiri, mirip baterai jam tangan. Baterai ini sangat hemat energi dan bisa bertahan bertahun-tahun. Ketika Anda mematikan laptop atau mencabut kabel listrik dari komputer, RTC akan otomatis beralih menggunakan baterai ini. Jadi, saat Anda menyalakan kembali perangkat, jamnya tetap menunjukkan waktu yang benar, tidak perlu diatur ulang. Intinya, RTC adalah jam digital yang mandiri dan akurat, selalu berdetak dan menghitung waktu berkat kristal kecilnya, dan didukung baterai cadangan agar tidak pernah mati. \u2694\ufe0f DS1307 vs DS3231 RTC ada banyak produsen, tapi yang umum di Indonesia biasanya berbasis DS1307 atau DS3231. Keduanya adalah modul jam real-time yang populer untuk proyek Arduino \/ ESP \/ Raspberry Pi. Modul ini menyimpan waktu (jam, menit, detik, hari, tanggal, bulan, tahun). Dua RTC ini banyak digemari karena harganya murah. Berikut ini perbandingan keduanya: 1. Harga \ud83d\udcb0 2. Akurasi Waktu \ud83d\udd52 3. Pengaruh Suhu \ud83c\udf21\ufe0f 4. Konsumsi Daya &amp; Backup Baterai \ud83d\udd0b 5. Kesesuaian Buat Pemula \ud83d\udd27 6. Kesimpulan \ud83c\udfaf \u23f0 DS1307 meleset beberapa menit per bulan? Anggap saja DS1307 adalah jam dinding rumahan yang murah meriah, lama-lama jamnya akan kacau. Bisa jadi lebih cepat atau lebih lambat dibandingkan waktu standar. Contoh: Hal inilah yang dikatakan meleset dan bahasa kerennya disebut dengan drift atau penyimpangan waktu. 1. Kenapa bisa meleset? \ud83d\udd27 2. Seberapa parah melesetnya? \ud83d\udccf 3. Bagaimana cara memahami? \ud83d\udccc Bayangkan dua buah jam Berikut ini adalah ilustrasi perbandingan drift waktu antara DS1307 vs DS3231 agar semakin terbayang perbedaannya. \ud83d\udcd1 Bisakah DS1307 digunakan walau tidak akurat? Jawabannya: \ud83d\udca1ya tetap bisa, namun dengan beberapa penyesuaian yang sedikit merepotkan agar tetap mendapatkan waktu yang sesuai standar. 1. Kalibrasi manual rutin 2. Sinkronisasi dengan Waktu Internet (NTP) 3. Kompensasi dengan software 4. Gunakan DS1307 hanya sebagai backup \ud83d\udcdd Penutup Bagaimana, sekarang sudah ada bayangan kan bahwa peran RTC itu penting sekali untuk menjaga waktu di perangkat kita? Jadi, intinya, memilih DS1307 atau DS3231 itu tergantung kebutuhan proyek. Kalau hanya membuat jam display atau alarm sederhana yang tidak perlu super akurat, DS1307 sudah cukup. Tapi ya, siap-siap saja sesekali harus di-setting ulang. Nah, kalau inginnya &#8220;pasang dan lupakan,&#8221; alias tidak mau ribet dan butuh akurasi tinggi, DS3231 itu pilihan yang lebih baik. Kedua RTC ini sama-sama berfungsi sebagai penjaga waktu. Beda harganya hanya sebatas harga gorengan sama es teh \ud83e\udd23. \ud83d\udcda Daftar Pustaka<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":173,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":"[{\"content\":\"<a href=\\\"https:\/\/www.analog.com\/en\/products\/DS1307.html\\\">DS1307<\/a> dan <a href=\\\"https:\/\/www.analog.com\/en\/products\/DS3231.html\\\">DS3231<\/a> dari Analog Device (sebelumnya Maxim Integrated).\",\"id\":\"2eade350-246a-4cc5-ad58-d100536c2179\"},{\"content\":\"<a href=\\\"https:\/\/www.arduino.cc\/en\/about\/\\\">Arduino<\/a> Community\",\"id\":\"ec430534-7dcd-483a-9522-515b0811ab57\"},{\"content\":\"<a href=\\\"https:\/\/www.espressif.com\/en\/company\/about-espressif\\\">Espressif<\/a> Systems\",\"id\":\"dbcb9c9f-e70f-4892-bbe0-fbb3c7e3e4f0\"},{\"content\":\"<a href=\\\"https:\/\/www.raspberrypi.com\/about\/\\\">Raspberry Pi<\/a> Computer\",\"id\":\"26180697-8287-40aa-950f-d53219f72940\"},{\"content\":\"Pengalaman pribadi dari beberapa proyek yang telah dibuat.\",\"id\":\"f6ce3841-6431-4a21-be5c-6d477e47acc9\"}]"},"categories":[21],"tags":[23,26,24,27,25,22],"class_list":["post-131","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-elektrik","tag-arduino","tag-elektrik","tag-esp","tag-proggrammer","tag-raspberry-pi","tag-rtc"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=131"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":155,"href":"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131\/revisions\/155"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/173"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=131"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=131"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/donymahardhika.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=131"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}